Sunday, July 28, 2013
Target 1 Juta $ apakah mungkin?
Target 1 Juta $ pertama harus tercapai dalam tahun ini.
Thursday, September 15, 2011
Forex Prediction Today 16th Sept 2011
SELL EUR/USD 1.3870 = TP 1.3770 next 1.3700 extension 1.6930/20
SELL NZD/USD 0.8232 = TP 0.8132
SELL AUD/USD 1.0330 = TP 1.0230
BUY USD/CHF 0.8698 = TP 0.8798
GOOD LUCK :)
Wednesday, September 14, 2011
Saat-saat Terakhir Menjelang Runtuhnya Mata Uang Tunggal EURO
Kementerian Keuangan Inggris mengkonfirmasikan bahwa pemerintah koalisi tengah berurusan dengan potensi kebangkrutan Yunani setelah peringatan dari Jack Straw, bahwa euro tidak akan bertahan.
Mantan luar negeri Inggris dari Partai Buruh, Jack Straw, memperingatkan bahwa euro “akan runtuh,” seraya mengatakan “Apakah ini tidak lebih baik terjadi cepat daripada kematian perlahan?”
Peringatan Straw itu muncul setelah Dana Moneter Internasional (IMF) menyatakan bahwa perekonomian dunia akan hancur jika anggota IMF tidak segera membantu Yunani.
Berbicara di parlemen, Straw mengatakan, “Apa yang harus dilakukan pemerintah, adalah mengakui bahwa zona euro tidak bisa bertahan.” Ditegaskan Straw bahwa tidak perlu ada spekulasi dalam hal ini.
Menurutnya, ini merupakan tanggung jawab pemerintah Inggris untuk terbuka dengan rakyat saat ini tentang prospek alternatif.
Dalam sebuah pertemuan darurat, anggota parlemen senior Inggris dari semua partai meminta pemerintah untuk menentang program bantuan finansial baru untuk Yunani dan mendesak negara ini meninggalkan euro.
Mark Hoban, Sekretaris Keuangan Kementerian Keuangan Inggris, mengatakan, “Saya tidak akan mengomentari apakah zona euro akan tetap utuh atau tidak. Yang jelas, krisis ini menunjukkan adanya jurang besar di zona euro. Untuk itulah tepat bagi kami untuk memutuskan keluar atau tetap berada pada zona euro. “
Pejabat Kementerian Keuangan Inggris itu juga menyinggung adanya berbagai skenario yang sedang dipertimbangkan.
Dikatakannya bahwa bank-bank Inggris telah mengucurkan sekitar 2,47 milyar Pound pinjaman luar biasa kepada rakyat dan berbagai instansi Yunani.Sunday, September 11, 2011
NICE MARKETER
Metoda-metoda marketing seperti itu mungkin cukup genius dan efeknya wow keren lah.
Sebagian malah sampai lebih percaya film dan cerita fiksi nya daripada kenyataannya wkwkwkwk
Akankah USD hancur dalam 12 jam? Saya teringat kembali kepada BNP Paribas yang memprediksikan EUR/USD akan kembali ke area 1.0 nah kalo ini masih masuk logika, tapi kalo EUR/USD di prediksikan jadi 0 itu sih lebay dot crot wkwkwkw
Sebaiknya kita hati-hati dengan permainan issue di market, gunakan logika dan pelajari sejarahnya, itu saran terbaik buat menganalis fundamental sesuatu.
Kebanyakan isu di buat untuk menggerakan market yang lagi lesu biar bergerak liar kembali ekekekek
Saturday, September 10, 2011
GOLD'S EUFORIA
Judul nya saya buat seperti itu karena pada saat ini komoditi emas (gold) lagi buming.
Siapa pun pada saat ini pasti tau harga logam kuning yang satu ini sedang hot terbang tinggi sampe lupa pada sayapnya jangan-jangan sudah ga kuat lagi untuk terbang lebih tinggi, akibatnya mungkin ya kalo ga jatuh tiba-tiba karena terlalu memaksakan terbang lebih tinggi atau terpaksa menurunkan ketinggian terbangnya agar bisa tetap terbang di atas dengan nyaman.
Harga emas tertinggi sempat mencapai 1921 usd/ounce, suatu rekor luar biasa selama hampir 80 tahun komoditi metal yang satu ini terus terbang ke atas mengepakkan sayapnya hahahaha.
Banyak orang terlalu berlebihan mendewakan logam yang satu ini seakan-akan logam yang satu ini adalah logam yang paling berharga dari semuanya, bahkan ada yang sampe menyebutkan sebagai mata uang surga wkwkwkwkwk lebay dot crot
Anehnya para analis profesional juga ikut-ikutan memprediksikan kenaikan harga emas yang akan terus naik dan naik wkwkwkwk. Suatu permainan market yang luar biasa, dan banyak sekali orang yang terbujuk untuk tetap membeli emas sebagai investasi walaupun harga nya sudah terlalu tinggi. Suatu euforia yang menyesatkan kalau menurut pendapat saya pribadi :-)
Saya mungkin bertentangan dengan mereka para analis profesional dan para marketer yang mempromosikan emas (gold) yang katanya akan terus naik dan naik.
Sekedar gambaran singkat, emas itu bukanlah barang yang akan habis seperti layaknya logam lain yang perlahan-lahan akan habis di makan korosi atau habis di olah menjadi bahan lainnya.
Emas adalah logam yang tidak dimakan korosi, logikanya berarti emas di muka bumi ini tidak akan pernah habis atau hilang.
Sekedar data singkat produksi emas dari hasil tambang di perkirakan 3000 ton/tahun. Kalo kita hitung selama 100 tahun saja berarti emas yang sudah beredar berarti ada sekitar 300.000 ton dan karena emas bukanlah barang yang habis dimakan korosi maka angka tersebut tidak mungkin berkurang.
Berbeda dengan minyak bumi (crude oil) atau logam lainnya seperti besi (steel), tembaga (cooper), alumunium, perak (silver) dimana barang-barang ini lama kelamaan akan habis walaupun produksi nya jauh lebih besar dari angka produksi emas.
Lebih dalam kalo kita bandingkan satu logam yang sekelas dengan emas yaitu platinum masih jauh lebih di butuhkan saat ini terutama untuk sektor industri otomotif dan elektronik.
Wow suatu kenyataan yang cukup membuat logika kita mulai terusik, mengapa selama ini emas (gold) begitu di agung-agungkan?
Apakah emas (gold) itu memang begitu berharga dan sangat di butuhkan?
Jawabannya sederhana, emas dibutuhkan berdasarkan mitos nya saja, kenyataan yang sesungguhnya emas (gold) bukanlah suatu barang yang sangat dibutuhkan apalagi untuk masa depan, stok persediaan emas semakin banyak, bandingkan dengan stok persediaan logam lainnya seperti platinum, perak, tembaga, alumunium, timah, besi dan lainnya yang semakin hari jumlahnya di muka bumi ini semakin habis.
Kita hidup di abad teknologi informasi, segala peralatan yang mendukung abad informasi ini bukanlah peralatan-peralatan yang membutuhkan emas, coba periksa komputermu adakah emas didalamnya? coba periksa televisimu di rumah, bahan baku apakah yang ada di dalamnya?
Kita mungkin sekarang tidak asing lagi dengan yang namanya LCD, LED, Plasma tv, tahukah anda bahan vital yang di gunakan untuk peralatan elektronik tersebut terbuat dari material apa? Jawabnya bukan lah emas, melainkan platinum.
Platinum jauh lebih dibutuhkan di sektor industri elektronik dan otomotif saat ini.
Hmmmm, lalu emas di butuhkan buat apa? Kalo saya pribadi sih bilang cocoknya cuma buat perhiasan, kalopun ada yang bilang di gunakan untuk alat-alat kedokteran, semiconduktor dll itu sangat sedikit, dan pada akhirnya para peneliti menemukan bahwa platinum jauh lebih baik dibandingkan emas.
Dulu mungkin sempat kita dengar digembar-gemborkan peralatan audio seperti soundcard yang menggunakan kepingan emas sehingga menghasilkan output suara yang wah, ternyata setelah diteliti kembali peningkatan kualitasnya tidak terlalu jauh dari penemuan sebelumnya tanpa menggunakan kepingan emas, bahkan ketika elemen terpenting tersebut diganti dengan platinum kualitas meningkat drastis jauh!
Oh my G-d,, platinum jauh lebih baik dari emas dan platinum sangat dibutuhkan saat ini.
To be continue.........
Saturday, July 3, 2010
True Story Succesfull Trader Michael Marcus

Michael Marcus is a commodities trader who, in less than 20 years, is reputed to have turned his initial $30,000 into $80 million. Marcus met his mentor Ed Seykota while working as an analyst and learned money management from him. Later while working at Commodities Corporation and before becoming the company's executive vice president, he hired Bruce Kovner to be his assistant and taught Bruce the ins and outs of trading.
He graduated in 1969 Phi Beta Kappa from Johns Hopkins and studied Psychology at Clark University.
At one time he was a devout follower of the Maharishi Mahesh Yogi. His first wife divorced him because he spent more time trading than with her. He has a mansion with a private beach overlooking the ocean in Malibu, California and he also has a ranch near Austin, Texas. In the 1980s Marcus fell on his back and severely injured his lower back. For weeks after, he suffered chronic low back pain and discomfort in his legs, for which he was diagnosed with lumbar disc herniation and a coccyx injury; he decided against surgery and chose an alternative therapy. He claims to have found pain relief through Prolotherapy treatments and IVSAAT therapy. Delighted with the results he funded the program to build the CAM Research Institute.
Marcus began his trading career in 1972, when he took his whole life savings of $700 and bought plywood futures. In the summer of 1972 President Richard Nixon froze prices of some commodities like wood, but the futures contracts went sky high and Michael turned his $700 into $12,000. He repeated the feat in 1973, turning $24,000 into $64,000. He also used Freight derivatives.
While at Commodities Corporation he hired Bruce Kovner as a trader. As the firm's leading currency trader, Marcus had to wake up every two hours throughout the night to check the markets, which had the negative consequence of ending his first marriage. As a founding trader of the firm, Marcus rose through the ranks at Commodities Corporation eventually becoming an EVP. Marcus has recently diversified by investing in small-company stock through his holding company Canmarc Trading Co and later made private-placement investments in small OTC Bulletin Board listed companies like Prospector Consolidated Resources and Encore Clean Energy Inc and Pink Sheets Touchstone Resources.
ViRexx Medical Corp, a company focused on immunotherapy treatments for certain cancers, chronic hepatitis B and C, and embolotherapy treatments for tumors, announced Marcus's election to its Board of Directors at its Annual General Meeting held May 25, 2006.
In the words of Thomas A Bass, in the book The Predictors: How a Band of Maverick Physicists Used Chaos Theory to Trade Their Way to a Fortune on Wall Street.
One was Michael Marcus, a former trader at the New York Cotton Exchange, who went on to become one of the world's biggest currency speculators. He made a fortune in gold and another fortune in cocoa before moving into trading tanker rates and other indices in the shipping industry. He parlayed a thirty-thousand-dollar stake into an eighty-million-dollar fortune. He owned ten houses in every beautiful place in the world, many of which he had never slept in.
His wife left him, but Marcus was too busy to notice. Trading from a beachside mansion in California, he was waking up every two hours throughout the night to place three-hundred-million-dollar bets on currency markets in Australia, Hong Kong, Zurich, and London. His secret? Marcus is a chartist. He is a trend follower who keeps an eye on market penetration and resistance.
source: From Wikipedia, the free encyclopedia
Kisah Sukses Trader, Michael Marcus (Indonesian Version)

Sebuah kisah pengalaman trader terkadang sukar untuk dipahami, bahwa seorang trader hebat memberikan pengorbanan lebih dari yang kebanyakan orang kira sebelumnya. Pengorbanan trader tidak selalu berkonotasi negatif namun dapat pula positif, tergantung dari pemikiran / penilaian seseorang dalam menanggapinya.
Baru-baru ini, saya mengunjungi salah satu forum trading internasional dan menemukan pembahasan mengenai “The fate of trader” (nasib seorang trader). Thread tersebut ingin mengingatkan para trader untuk menyadari hal – hal penting dalam hidupnya. Disajikanlah beberapa kasus yang menyentuh, dengan harapan agar trader lain tidak menyesal di kemudian hari. Tanggapan pun mengalir, kisah – kisah mereka menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi trader dalam penyeimbang hidupnya (trading – non trading).
Salah satu kisah menarik itu mengangkat nama Michael Marcus, seorang legenda trader komoditi lulusan terbaik psikologi, Universitas Clark’69, AS. Memulai karir tradingnya di tahun 1972, ia mengorbankan uang tabungannya berjumlah 700 US dollar untuk sebuah kontrak futures dan berkembang menjadi 64 ribu US dollar dalam waktu satu tahun.
Reputasi terbaik Marcus dikenal karena telah berhasil melipatgandakan 30 ribu US dollar menjadi 80 juta US dollar dalam waktu kurang dari 20 tahun. Ia juga telah memiliki 10 rumah mewah nan indah di berbagai belahan dunia, yang mungkin saja tidak pernah ditidurinya.
Memang indah benar melihat ladang yang telah digarap Marcus. Namun, pada kenyataannya ia harus siaga setiap 2 jam sekali untuk mengamati keadaan pasar yang selalu berubah. Kesibukan yang luar biasa tersebut, mengakibatkan kisah tragis dalam rumah tangganya. Dalam buku berjudul “The Predictors”, yang dikarang oleh Thomas Bass, terdapat catatan: “His wife left him, but Marcus was too busy to notice.“. Ya benar, istrinya meninggalkannya, karena dia lebih memperhatikan trading dibandingkan orang yang dia cintai.
Sebuah pesan moral yang terangkat adalah, “if you love something, keep trying. However, don’t expect it to be easy”. Tidak mudah memang, namun pantaskah untuk diperjuangkan?? Saya pribadi tidak menyarankan Anda untuk melakukan pengorbanan di luar batas demi meraih sukses dalam trading. Namun, ingin mengingatkan Anda (sebagai trader) agar menyadari pentingnya keseimbangan kehidupan dalam bertrading dan non trading (prioritas).
Terkadang, banyak hal penting yang terlupakan dalam proses pencapaian kesuksesannya. Alangkah baiknya kita memiliki batasan tertentu dalam pencapaian itu dan mulai memperbaikinya secara konsisten, baik itu berhubungan dengan trading ataupun di kehidupan sehari-hari.
Bagaimana dengan kisah pencapaian Anda?. Pengorbanan unik apa yang pernah Anda lewati selama trading? Berbagilah pengalaman Anda bersama kami dan trader lainnya, agar dapat bermanfaat di masa mendatang.
sumber wikipedia.org